Senin, 10 September 2018

Ajeng Veran Intlektual Muda yang Menulis dengan Hati

Posted by Kaka Vila on Senin, 10 September 2018

Ajeng Veran Intlektual Muda yang Menulis dengan Hati
Adinda Ajeng, Intelktual muda asal Jember/foto: Travel blog
‘Mamandang’ hidup kemudian berkontemplasi. Setelah itu dihadirkan ulasan sederhana namun syarat makna. Mengundang pikir para pembaca, ‘ada apa’, ‘mengapa’, dan ‘bagaimana’. Seperti itulah ciri khas blogger ini.

Namanya Ajeng Veran, saya menyebutnya adinda. Aksara zaman bahala yang saya pakai untuk memberi makna dekat dan persahabatan. Teman rasa saudara seperti itulah makna dari kata adinda yang sering kusapa pada beliau.

Julukan yang kusematkan padanya ialah intlektual muda. Bukanlah diksi sebagai pemanis sapa, melainkan benar adanya. Sedang meraih cita berlabel mahasiswa S 2, mencintai buku, dan sempat terucap pada suatu kesempatan, “senang sekali kaka guru, jika suatu saat saya bisa berkarya di tempat seperti ini”. Katanya via komentar blog saya.

Deretan litani tentang perjumpaan itulah melahirkan sapaan khas akademisi. Intlektual muda.

Bukankah yang muda yang berkarya?

Ya ini subjektif, tetapi saya yakin sidang pembaca paham kalau ini bukan tulisan tentang materi debat, jadi amini saja kata saya hehehe. #salam damai.

Terkait judul tentang ‘rasa’, maksud saya ialah pilihan kata reflektif tentang catatan waktu.

Masa lampu, masa kini, dan masa yang akan datang.

Anda akan tahu maksud saya jika membaca setiap tulisan dalam www.ajengveran.com dengan menganalisis, namun jika membaca secara skimming, tidak akan paham maksud dari kata itu.

Saya paham ini blog bukan karya ilmiah, namun tataran makna sebuah karya, apalagi karya intlektual bukankah dapat dipahami dengan baik jika kita menganalisis karya itu?

Oke sepertinya lebay dan membingungkan, jika itu yang terjadi saran saya; kunjungi www.ajengveran.com dan melihat beberapa judul berikut:

1.Gadis Kecil, Belimbing, dan Kejujuran di Iduladha
2.Negative Thingking? Why Not
3.Orang kaya itu yang bagaimana?
4.Aku: yang terlihat dan tidak?
5.Jadilah Kuat, Itu cukup
6.Saya menulis dan saya bangga.

Di atas adalah beberapa judul dari tulisan-tulisan refleksi anak muda ini. Tidak sedikit pun dibumbui dengan sesuatu yang dibilang ilmiah, namun dia yang menulis seperti memberi pesan,

1. Tulisalah apa yang engkau pikirkan,
2. Tulislah apa yang engkau alami, dan
3. Belajarlah dari tulisanmu sendiri.

Sudat pandang seperti itulah yang kumaknai dari tulisan gadis ini.

Saya sangat menyarankan mahasiswa atau akademisi yang berkecimpung dalam ranah filsafat mengunjungi blog ini. Ya kalian tidak akan mendapatkan teori-teori filsafat, tetapi jika dicernah lebih lanjut intlektual kampus akan paham pandangan Quentlinus tentang saya menulis maka saya ada.

Anda bisa berdiskusi banyak hal dengan sang penulis seputar buku dan dunia kampus. Jadi tunggu apa lagi intlektual kampus ‘serbu’ www.ajengveran.com sekarang juga.

Jangan gusar blogger yang menyukai komedi dan film Indonesia ini menganut paham persahabatan fondasi Indonesia raya. Blogger yang berdomisili di Jember Jawa Timur ini pun pencinta trip lho, tentang ini sobat semua bisa kunjungi  Ajeng Veran trvell. Atau anda suka menyanyi bisa lihat suara emas doy di chanel youtubenya.

Selengkapnya tentang Ajeng Veran pergi ke www.ajengveran.com Sekarang!!!


Demikian tentang blogger cantik ini, apa pendapatmu tentang beliau?


Sumber foto:
Ajeng Veran-Travel Blog


Jika tertarik
1.Melihat profil blogger ramah di sini
2.Melihat profil blogger peduli di sini
3.Melihat profil blogger inspirasi di sini

Previous
« Prev Post

23 komentar:

  1. Salam hormat, Abang Guru.

    Sa bingung harus berkata-kata bagaimana untuk mengungkapkan haru ini. Terima kasih untuk mengingat saya dengan sedemikian baik, untuk menulis tentang saya dengan sedemikian manis, dan aduh, sa terharu ini. Oh iya, sa menemukan kosa kata baru nih "fondasi persahabatan se indonesia raya" hahaha, ciamik sekali lah. Dan betul, kalau tulisan sa trada ilmiah-ilmiahnya pun (sa mau ketawa baca itu). Hehe

    Sukses terus ya Abang Guru. Sa akan mengingat orang baik sebagaimana harus diingat. Heheh tunggu saja. Salam persahabatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sio ah saya su tra bisa bicara banyak lae, hanya satu yang beta minta jua nona, Terus berkarya dengan apa yang kita bisa. Pujian dan uang urusan belakangan yang penting orang lain bahagia karena kita to, seperti itu to? kwkwk

      Hello paham to, deng sapu isi komen ne kwkwk

      Hapus
    2. Paham sekali to... hihihi. Benar itu Kaka, membahagiakan orang walaupun dengan senyuman saja itu sudah cukup membahagiakan sekitar. Semangat terus Kaka Guru Vila.

      Hapus
  2. Langsung menuju ke blognya. Cihuy!

    BalasHapus
  3. Membaca judul post tentang kak Ajeng ini, aku langsung konek dengan lirik salah satu lagu favoritku ..., Muda.
    Begini liriknya :

    Kuberlari pake hati, tak berhenti sampe mate ... le o le o eeee ... 🎢🎡

    Mungkin bisa jadi, lagu itu salah satu sosok yang tercermin dari sosok kak Ajeng yang ternyata kalo lihat channelnya di youtube ..., nyanyinya sepenuh jiwaaaaah ... 😁 , full totalitas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini Agnes Monica atau mbak Ajeng mas kwkwkw, #canda.
      benar mas Himawan, kalau soal Youtube saya jarang berkunjung, termasuk blog travellingnya, tetapi blognya yang penuh muatan filsafat itu keren euu..

      maturnuhun mas sudah mengambil bagian, salam sukses dan tetap semangat dalam mewartakan indahnya Indonesia. salam damai

      Hapus
  4. Sudah selayaknya mbak Ajeng dijuluki intlektual muda dgn segudang talenta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, soal talentanya menyanyi itu salah satunya,tetapi yang paling saya kagum adalah cara anak muda ini 'melihat' hidup dan bagaimana dia menyikapinya itu yang keren.

      terima kasih sudah hadir mas Aris, kunjungan mas sangat berarti untuk menjaga semangat saya heheh, tetap semangat mas dalam mewartakan indahnya Indonesia lewat aksara maupun rujukan makanan khas Indonesia itu hebat. tetap semangat dan semoga mas Aris selalu sukses. salam

      Hapus
  5. Saya pun terkena cipratan inspirasi dan segera meluncur ke kak ajeng veran.πŸ˜πŸ˜πŸ’ƒπŸ’ƒ

    BalasHapus
  6. Mbak Astria silahkan barang kali bisa memberi arti pada Dia dan Nya, hehehe terima kasih banyak mbak ASTRIA sudah sempatkan untuk hadir. saya senang atas kehadirannya. salam

    BalasHapus
  7. Saya juga mengetahui blognya, dan paling suka kanal travelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Hasibuan terima kasih atas kunjungannya. Wah jika demikian kita agak berbeda arah ne, heheh kalau saya bukan blognya yang travelling tetapi yang satunya lagi hehehe.. tak apalah ya, sesuai selera saja. Benar seperti itu kan mas?

      Senang atas kunjungannya mas, salam

      Hapus
  8. Sa mo kasih ucap terima kasih untuk kawan-kawan semua di sini. Huhu jadi terharu sa. Semoga kebaikan menyertai kawan-kawan semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adinda jangan nangis euuu kwkwk, piss #canda

      Amin

      Hapus
  9. Saya suka blog ajengveran karena yg punyanya cantik hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Eko hikhihkhik, setuju mas yang punya memang cantik, baik hati, dan juga pintar. Mas boleh tu.... maksudnya blognya mbak Ajeng boleh tu keren bangat, kwkwk, ade jang marah eee...

      Hapus
    2. Hihi... Sa baca yaaa... Makasih makasih kaka kaka πŸ˜‡ ayok ke rumah mayaku

      Hapus
    3. Baru pulang dari rumahnya ade. Desain rumahnya su semakin bagus de, sukses selalu

      Hapus
  10. Hihi... Sa baca yaaa... Makasih makasih kaka kaka πŸ˜‡ ayok ke rumah mayaku

    BalasHapus
  11. Saya suka orang pintar dan bijak. Karena sekedar menjadi pintar itu mudah. Yang sulit adalah menjadi pintar sekaligus bijak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerdas dan bijak sekali komentarnya pak Sofyan, kagum. terima kasih banyak sudah berkunjung pak, salam sukses

      Hapus